Lobar, Kamis, 14 Januari 2021,Ketua DPD KASTA NTB LOBA Aldy (Sapaan akrabnya) angkat bicara terkait kelangkaan Pupuk bersubsidi d kabupaten Lombok Barat.
Padahal menurut keterangan dari pihak Provinsi sudah di siapkan sebanyak 38.000 ton Pupuk Urea bersubsidi, jadi tidak mungkin pupuk akan Langka.

Lalu kemudian kenapa bisa terjadi kelangkaan Pupuk Bersubsidi di Kabupaten Lombok Barat, ujar Aldy.

Menurut Kadis pertanian bukan langka, tetapi Siklus tanamnya yg berubah karna iklim atau La Nina,
Karena kami sudah menyusun RDKK lalu kemudian usulan itu kami bawa ke Provinsi dan Ke Pusat ungkapnya.

READ  7 Drama China Romantis yang Seru Banget, Bakal Bikin Kamu Baper Deh!

Alokasi pupuk tahun 2021 tidak akan terjadi kelangkaan dan aman ungkap kadis Pertanian Kab Lombok Barat.

SK dari Dinas Pertanian Provinsi NTB sudah di turunkan surat per tanggal 4 Januari 2021, lalu pihak Dinas Pertanian Kabupaten Lombok Barat menindaklanjuti surat tersebut pada tanggal 5 Januari 2021 untuk Alokasi pupuk d masing-masing kecamatan yang ada d Kabupaten Lombok Barat.

Pihak Dinas pertanian menekankan bagi para petani yang akan membeli pupuk d pengecer Agar meminta kwitansi pembelian ungkap kadis Pertanian.

Aldy sapaan akrabnya menambahkan, harus ada perhatian khusus dari Dinas Pertanian, tentang beberapa penyebab kelangkaan pupuk di akhir tahun 2020 ini. Jika ditarik benang merah, beberapa permasalahan kelangkaan pupuk yang dipaparkan Dinas Pertanian, datangnya musim hujan yang terlalu cepat dan permentan No 49 tahun 2020 yang diterbitkan diakhir tahun harus menjadi bahan evaluasi dan ditanggapi dengan cepat serta tepat. “Iklim atau cuaca, tidak bisa menjadi alasan untuk para petani kita tidak mendapatkan pupuk tepat waktu. La nina harus disikapi oleh Pemerintah dan harus ada upaya untuk menanggulangi hal-hal seperti ini. Dan kami berharap agar kedepan kebutuhan pupuk, distribusi dan penyaluran sampai ke tangan Petani tidak terjadi lagi seperti awal 2021 ini” tambah Ketua Kasta Lobar.

READ  Tim mediator lembaga bantuan hukum FPKB Jakarta menyelesaikan sengketa belasan tahun yang tak kunjung selesai

Kami berharap pada para pemangku kebijakan turun tangan terkait kelangkaan pupuk Bersubsidi yang d kabupaten Lombok Barat jangan hanya duduk manis di kursi Empuk dan ruangan yang ber- ACC saja, begitu juga dengan para UPT yang ada d Masing-masing kecamatan. ungkapnya sembari menutup acara Hearing d Dinas Pertanian Kabupaten Lombok Barat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here