Gemadaerah.id – Jakarta, meningkatnya perkara tanah di pengadilan memunculkan keinginan untuk mempercepat proses penyelesaian melalui pola penyelesaian di luar pengadilan.

Berdasarkan Peraturan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional Nomor 11 Tahun 2016 tentang penyelesaian kasus Pertanahan, sengketa tanah dapat diselesaikan melalui mediasi di luar pengadilan.

Model mediasi yang cocok dalam penyelesaian sengketa tanah adalah mediasi berbasis kepentingan interest based, yaitu fokus mediasi diarahkan pada substansi kepentingan terbaik bagi kedua belah pihak berdasarkan pada aspek penyelesaian bersama dengan cara menyelesaikan akar persoalan, menghindari konflik berkepanjangan antara para pihak, serta adanya keinginan untuk mempunyai hubungan baik jangka panjang.

READ  ninety+ Best Hookup Websites

Pada hari jumat tanggal 11 juli 2020 mediasi terjadi antara kedua belah pihak yang bersengketa kuasa hukum bapak Chang Syak Hin di ketuai oleh saudara Petrus Marwan SH dan beberapa orang antara lain Zainul Ghufron SH , Iwan Sanusi SH menegaskan permasalahan ini harap diselesaikan secara mediasi, jika tidak kami menempuh jalur hukum dan membuat laporan ke pihak kepolisian terindikasi kuat ada delik pidana yang di lakukan oleh Merlianti alias Aling dan Tyong Miau Mi antara lain pencernaan nama baik, perbuatan tidak menyenangkan serta undang-undang ITE.

READ  BNI Ajak Pekerja Migran Indonesia di Korea Selatan Mulai Investasi

Jiwa besar Bapak Chang Syak Hin memaafkan semua kesalahan yang di lakukan mereka, sebab sebetulnya mereka mengetahui apa-apa mengenai jual beli lahan sebidang tanah di daerah kabupaten sambas kalimantan barat, harapan beliau mereka tidak mengulangi hal tersebut.

Beliau juga menegaskan agar yang bersangkutan meminta-maaf secara terbuka dihadapan beberapa orang pihak keluarga dan saksi dari tim pengacara Lembaga Bantuan Hukum FPKB Jakarta dengan beberapa kesepakatan yang ditempuh diantara bersangkutan memposting kembali permintaan-maafnya di media sosial facebook serta membuat surat pernyataan tertulis dan mereka menyangupi persyaratan tersebut.

READ  Forum PD GPII Se-Jakarta Apresiasi atas langkah strategis Dewas LPP TVRI untuk mengatasi polemik di tubuh TVRI

Ini merupakan suatu keberhasilan yang sangat memuaskan bagi tim pengacara LBH FPKB Jakarta dapat menyelesaikan sengketa tanpa menuju meja persidangan diharapkan kedepannya apabila ada permasalahan yang terjadi oleh warga atau masyarakat kalimantan barat di tanah perantauan agar bisa diselesaikan secara kekeluargaan baik sesama warga kalimantan barat ataupun dengan masyarakat lain. (Red/Dw)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here