Sejumlah monyet melompat ke dalam kolam di tengah meningkatnya suhu Allahabad, India, Selasa (26/5/2020). Sejauh ini tidak ada laporan kematian akibat gelombang panas di India. (SANJAY KANOJIA/AFP)
Sejumlah monyet melompat ke dalam kolam di tengah meningkatnya suhu Allahabad, India, Selasa (26/5/2020). Sejauh ini tidak ada laporan kematian akibat gelombang panas di India. (SANJAY KANOJIA/AFP)

Liputan6.com, Mirzapur – Monyet asal Mirzapur, India ini terancam dikandangkan seumur hidup. Primata berusia enam tahun yang memiliki nama Kalua itu menggigit setidaknya 250 orang dan menyebabkan salah satunya meninggal, seperti dikutip dari Business Insider, Jumat (19/6/2020)

Akibat perilakunya, Kalua memicu ketakutan para warga di Mirzapur, terutama di daerah hutan dan kebun binatang. Mereka pun memanggil pihak berwenang.

Setelah beberapa kali upaya penangkapan, akhirnya monyet itu berhasil ditangkap dan dimasukan ke kebun binatang Kanpur.

READ  Gerakan Indonesia Beres : Koruptor Bansos wajib di hukum mati

Menurut laporan, Monyet Kalua ternyata kerap diberi minuman beralkohol oleh sang pemilik yang merupakan seorang okultis -ahli ilmu gaib. Ketika sang majikan meninggal, tak ada lagi yang memberinya minuman beralkohol. Hal itu menyebabkan perilaku primata tersebut menjadi agresif.2 dari 2 halaman


Ketakutan akan Melukai Orang Bila Dibebaskan

Monyet Berenang di Kolam
Monyet bereaksi setelah melompat ke sebuah kolam selama hari musim panas di Allahabad, di Uttar Pradesh, India, Rabu (26/5/2020). Pada Senin (24/5), panas terik mencengkeram Uttar Pradesh dan Allahabad adalah tempat terpanas di negara bagian itu dengan suhu 46,3 derajat Celcius. (SANJAY KANOJIA/AFP)

Ada ketakutan tersendiri dari tim bila Kalua dibebaskan ada kemungkinan dirinya akan menyerang orang lagi. 

“Kita akan mengurungnya selama beberapa bulan, sebelum memindahkannya ke kandang yang terpisah. Tidak ada perubahan prilakunya yang berbeda, monyet tersebut tetap agresif. Sudah tiga tahun dia berada di sini, tapi sudah ditetapkan bahwa Kalua akan tinggal di penangkaran ini seumur hidupnya,” ujar dokter Mohd Nasir. 

READ  PMII mataram angkat bicara atas ditangkap kadernya di acara kongres Pmii XX

Saat ini Kalua sudah berumur enam tahun, tapi dokter khawatir Kalua akan menyerang orang bila dilepas kembali. Meski sudah tiga tahun berada dalam kandang, ia juga bahkan belum akrab dengan penjaganya.

Reporter: Yohana Belinda

sumber : Liputan6.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here